Kopi merupakan minuman yang sering dijumpai dalam keseharian. Minuman kopi ini tentu memiliki kesan berbeda pada setiap bijinya, tentu setiap kopi memiliki para penikmatnya. Terutama di Jawa Timur, yang identik dengan pariwisatanya. Kali ini saya berusaha berbagi informasi seputar kopi yang berasal dari Jawa Timur.

Baca Juga : 3 Air Terjun di Malang yang Mempesona

Karena saya merasa banyak sekali hal yang harus diungkap untuk membuka setiap ruang dan peluang dalam masyarakat terutama pada bidang pertanian, peluang usaha. Sementara kuasa bisnis Oligarki memenuhi peluang usaha. Maka dengan artikel ini semoga menjadi pandangan kawan-kawan untuk membeli kopi juga mendukung produk lokal daerah Jawa Timur.

1. Kopi Arabika Bangelan

Sumber Gambar : Shopee.co.id

Salah satu kopi arabika Malang yang harus dicoba adalah kopi arabika Bangelan. Kopi ini ditanam oleh petani di desa Bangelan, kecamatan Wonosari, kabupaten malang. Kopi Bangelan telah disertifikasi oleh lembaga pengawas produksi kopi dunia, UTZ Certified yang pusatnya berada di Finlandia. Budidaya yang selalu meminimalisir penggunaan bahan kimia menghasilkan biji kopi yang berkualitas dan mampu bersaing di pasaran dunia.

2. Kopi Arabika Javanese Coffee

Sumber Gambar : Tokopedia.com

Javanese coffee adalah sebutan untuk kopi arabika Malang yang di tanam di dataran tinggi gunung semeru tepatnya di desa pasrujambe. Kopi ini ditanam diatas ketinggian sekitar 1000-1300 mdpl. Menghasilkan biji kopi yang berkualitas karena perawatannya menggunakan bahan organik.

Produk kopi arabika Malang yang satu ini terdiri dari beberapa varietas bentuk diantaranya green bean, roasting dark, medium lights hingga bubuk halus dan kasar. Seseorang bebas memilih varian mana yang diinginkan untuk menikmati kopi arabika javanese coffee ini. Tentu saja setiap varian tersebut memiliki ciri khas yang berbeda baik dari rasa, aroma atau bahkan tingkat kekentalan dan keasaman kopi.

3. Kopi Arabika Bromo Tengger

Sumber Gambar : Kompasiana.com

Kopi arabika Malang yang harus dicoba selanjutnya adalah arabika bromo tengger. Jenis kopi ini ditanam di desa Sapikerep yang berada di kaki gunung bromo. Bibit kopi bromo tengger dibawa oleh Belanda untuk perkebunan di Indonesia. Namun perkebunan kopi ini kini hanya ditanam untuk keperluan pribadi warga setempat.

Varietas arabika yang dikembangkan disana diantaranya Lini S, Cobra, dan Komasti. Keunikan dari kopi arabika bromo tengger ini adalah selain rasanya yang kuat juga memiliki aroma yang beragam dan sedikit beraroma rempah.

4. Kopi Arabika Jabung

Sumber Gambar : Bukalapak.com

Dari jaman kolonial Belanda, Jabung telah dikenal sebagai sentra penghasil kopi terbaik. Kopi arabika Malang ini ditanam di desa taji kecamatan Jabung diatas ketinggian 1000 mdpl. Kopi ini bahkan sejak jaman dahulu telah dikenal oleh masyarakat dunia karena kualitas biji kopi yang baik sehingga menghasilkan rasa kopi yang sangat nikmat.

Meski sempat tidak berjalan lagi perkebunannya, namun berkat sosialisasi dari pihak yang paham betul tentang manfaat budidaya kopi dalam hal ini menteri pertanian dan perhutanan, para petani telah bangkit kembali bersama- sama merawat kopi hingga menghasilkan biji kopi yang berkualitas.

5. Kopi Arabika Kawi

Sumber Gambar : Blibli.com

Kopi arabika kawi adalah salah satu kopi arabika Malang yang ditanam di sekitar gunung kawi kabupaten malang. Jenis kopi ini umumnya disajikan menggunakan 2 metode. Metode pertama adalah V60 dimana akan menimbulkan rasa yang lembut dan tidak terlalu pahit meski tanpa gula.

Metode yang kedua adalah vietnam trip dimana akan menghasilkan rasa kopi yang lebih manis karena lebih banyak mengandung susu di dalamnya. Bagi yang menyukai rasa yang lebih pahit bisa memilih metode V60 pun sebaliknya baik penyuka manis bisa menggunakan metode vietnam trip.

6. Kopi Arabika Arjuno

Sumber Gambar : Kopinganu.com

Kopi arabika arjuno ditanam di salah satu desa yang terletak di kecamatan Karangploso tepatnya di kaki gunung arjuna di wilayah kabupaten Malang. Pohon kopi ini ditanam pada ketinggian sekitar 900- 1500 mdpl. Kopi arabika Arjuno ini diproses dengan fermentasi yang memiliki aroma caramel yang kuat, tingkat keasaman yang sedang dan rasa pahit yang standar. Sehingga dengan begitu maka kopi akan terasa lebih nikmat dan enak ketika diminum.

7. Kopi Ijen Raung

Sumber Gambar : Ijencoffee.com

Di Jawa Timur paling terkenal adalah kopi arabika Ijen Raung. Kopi ini memiliki cita rasa yang khas. Salah satu jenis yang terenak juga ada yakni jenis kopi luwaknya. Yang dikatakan sebagai kopi terenak di dunia. Kopi Ijen Raung banyak ditemukan di lereng Gunung Ijen dan Gunung Raung.

8. Kopi Argopuro

Sumber Gambar : Arogpurocoffee.com

Kopi Argopuro juga merupakan jenis kopi arabika dari lereng Gunung Argopuro yang terkenal dengan trek pendakiannya yang panjang. Kopi Argopuro memiliki sensasi cita rasa yang khas.

2 comments

Tinggalkan Balasan