Corona Imprealis Gaya Baru

0
57
Corona Imprealis Gaya Baru
Sumber Gambar : Editor Rifkipedia.com

Ada kabar yang sangat mengejutkan dunia, dari Negara china yang terletak di benua asia. Kabar itu merupakan sebuah penyakit atau wabah yang berawal di kota wuhan china, penyakit tersebut telah meng-invansi manusia di wuhan, sehingga invasi penyakit tersebut mencapai angka : 10.000 ribu lebih penduduk terdampak. Kejadian tersebut bermula di bulan januari tahun 2020.Penyakit terus berkembang di beberapa benua hingga Negara tetangga. Terutama pengembangan penyakit tersebar luas di area media sosial, terutama di Indonesia. Dari dominasi kabar penyakit covid-19 atau virus corona yang meng-eksplore dunia media tentu membuat masyarakat sangat geram. Sebagaimana Indonesia telah terdeteksi penyakit corona yang di ungkap oleh presiden jokowi beberapa waktu lalu.

Sektor China sebagai Negara adidaya

Negara tirai bambu ini semua pasti sudah tahu (China) yang trending topic di beberapa media Indonesia dengan pemasukan tenaga pekerja asing, sekaligus pemasukan virus di penjuru dunia. Beberapa waktu lalu di seputar tahun 2019, perang dagang internasional memanas antara garis ekonomi blok amerika, timur tengah, uni eropa serta china dan jepang. Di perang dagang tersebut, china kalah telak dengan uni eropa dan amerika. Dari symbol tersebut maka ada sebuah unsur pembalasan dari blok china.  

Agitasi China sektor dari Media Informasi

Penyakit adalah senjata, invasi-intersional, yang segaja atau tidak nya yang berawal dari Negara china. Maka penyebaran penyakit merupakan sebuah genjatan secara non-verbal yang memicu konflik internal Negara di dunia. Sebagaimana telah tertulis ditulisan diatas, maka sudah jelas bahwa penyakit yang berawal dari sebuah Negara adalah bentuk peng-akuan (china) oleh dunia secara media ataupun penyebutan secara kemasyarakatan, pemasukan penyakit pula tidak terasa (tidak ada sentuhan-manusia), sehingga banyak orang telah ter-infeksi.

Pencegahan virus belum menemukan titik pasti, yang sudah ber-edar bahwa, korban ter-infeksi virus akan segara meninggal dunia ujar dari media-media. Kacau kan kabar dari media tentunya akan mempengaruhi sirkus sumber daya manusia (SDM) yang berada di luar negara china sebagaimana negara terdampak virus, dari penyebaran virus.  

Imprealisme gaya baru

China ialah Negara yang memiliki top-tranding topic di abad 20 ini. Terutama dalam kenaikan angaka ekonomi serta kenaikan pasar internasional.

Sektor ekonomi china sangat memukau di kancah PBB sehingga menimbulkan banyak Negara yang menginginkan diplomatic dengan Negara china dari segi politik internsional. China sebagai lawan dari Negara paman sam (Amerika), berawal dari genjatan timur tengah yang memanas di tahun 2019, antara amerika dengan iran. Setelah kejadian yang terjadi di iran, kenaikan sektor pasar meninggi begitu saja, amerika sengaja menekan blok iran, terutama china sebagai pemasuk barang terdampak oleh keputusan amerika.  

Cara dan upaya china sangat memukau di awal tahun 2020. Dengan virus yang berawal dari wuhan china, serta penyebaran yang pesat, sehingga korban yang terdampak tidak sedikit bahkan beberapa Negara dari beberapa dunia terdampak. Disinilah unsur pola pemasukan virus dari china sebagai identifikasi kemenangan pasar-media online. Secara kesehatan virus itu penyakit, dan penyakit harus di cegah. Begitu yang di hadapi Negara dunia. Yang mengakui virus corona sebagai virus dari china.

Maka dari parlemen-pemerintahan hingga struktur pemerintahan dari beberapa Negara di dunia meng-nyebut China akan virus. Sebaliknya dari china yang bangga akan virus Covid-19 atau virus corona yang berhasil meraup keuntungan tertinggi di ranking ekonomi-politik yang berlangsung di awal tahun 2020. Negara di dunia tidak merasakan akan peng-kuasaan china melelaui sektor kesehatan yang di indikatori virus corona. Sangat massif penyebaran virus corona yang tidak di ketahui secara bentuk penyakit, bahkan virus corona mirip sekali dengan penyakit meriang yang memiliki efek yang sama. Sehingga china berhasil mengakui-dirinya sebagai pelopor kekuasaan dunia melalui penyebaran virus.

Tinggalkan Balasan