Kenagan, tak terasa sekarang menjadi sebuah kisah tentang persaudaraan dan perjalanan. Kala itu kita bersama dalam sebuah jalanan, dimana sebuah persaudaraan tak mengenal “kamu siapa, kamu dari club mana”. Akan tetapi disini di Honda Bikers Day (HBD) saya dan kawan-kawan saya disatukan dalam wadah yang sama yaitu Honda Bikers.

Berangkat dari Kabupaten Bojonegoro, sebuah awal dari setiap perjalanan saya. Terutama rombongan Honda Community Bojonegoro, yang membawahi 10 club motor.

Baca Juga : Aku Rindu Alam Yang Asri dan Hijau

Saya dengan beberapa kawan saya, menikmati alur event organizer dari Honda Motor, yang berada di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dalam perjalanan dan keyakinan, setiap roda berputar dalam lingkaran kehidupan, memberikan saya pandangan baru, atas segala bentuk perbedaan yang menjadi kesatuan.

Honda Bikers Day Ambarawa 2019
Photo Model, Honda Bikers Day Ambarawa 2019

Acara yang cukup megah dan mewah, dari segi tata letak lokasi, dan panggung acara. Sudah cukup membayar rasa penat dan gelisah selama perjalanan. Dengan setiap penyajian acara, baik kontes motor hingga konser di Malam Hari. Tentu menambah kesan baru bagi para bikers muda Se-Indonesia.

Honda Bikers Day Ambarawa 2019
Baca Juga : Puisi | Edisi September Oleh M Rifki Kurniawan

Honda Bikers Day di tahun 2019, memang memiliki kelebihan dan kekurangan, jika diteliti dari history acara tersebut. Pada Tahun 2019, bisa dikatakan, acara yang diskriminasi, karena banyak peraturan yang menyudutkan kepada naungan dan club motor Honda, yang menjadi kambing hitam dalam acara tersebut. Club-club motor classic terutama CB-Indonesia dan Sejenisnya.

Saya pun tidak paham mengenai keputusan EO Honda Motor, dan saya sangat kecewa dengan pernyataan tersebut.

Motor adalah kendaraan dalam keseharian, dengan berkumpulnya semua motor dan membawahi unsur kemanusiaan, menjadikan istilah bikers atau petouring. Bagi saya, menaiki motor dengan memiliki banyak kawan adalah cerita hidup terindah. Jika ada yang membedakan club motor, atau saling mengunggulkan bendera club. Itu lebih rendah dari sampah.

Kareana di Club Motor, semua memiliki pengkaderan nya. Baik di wilayah kepemimpinan maupun pengelolaan organisasi. Sehingga saya semakin yakin, dari semua club motor pasti semua anggota nya memiliki pengetahuan yang cukup luas mengenai dunia permotoran maupun organisasi. Jika ada yang memusuh salah satu club motor tersebut. Maka saya sangat kecewa atas hal tersebut.

Leave a Reply